Today we sing along
About the dream we had
Today we'll do something
This is what we're believing
Nothing can bring us down
Nothing can kill our hopes
A better place for you and me...
This world we're living
Even though sometime we're down
No... No... Brothers don't cry...
[ Lyrics from: http://www.lyricsty.com/superman-is-dead-utw-lyrics.html ]
This war and violence
It seem like never ends
And all the hunger
We just need more education
Stay put and never stop
Do you everything you can
To fix your self and everything
That is around you...
Even though sometime we 're down
No... No... sisters don't cry...
If you wanna change the world
Change the world today
No more sorrow no more tears
No more fuck the world...
If you wanna change the world
Change the world today
No more sorrow no more tears
Let's do... some thing now...
Senin, 26 September 2011
Kamis, 22 September 2011
Superman is dead
nah..! group band yang satu ini sempet meramaikan kamar gw setiap pagi, waktu gw masih dirumah dan belum beredar kemana2 kayak sekarang ini, :D ya.. mungkin masa2 pembentukan karakter lah.. hehe..gila lagu2 emosional dan pembawaan karakter keras yang memberontak sisi-sisi kehidupan yang selama ini banyak kita abaikan, telinga gw seakan dimanjkan dan seperti mendapat terapi di setiap pagi unuk melanjutkan aktifitas2 yang lumayan membosankan,, band ini kebanyakan mengemas teriakan2 kaum tertindas,tersudut dan terabaikan dengan gaya dan karakter musik mereka yang notabene bergenre rockabilly/punk, sama halnya seperti band2 punk yang lain yang memprioritaskan hal tersebut pada lagu2 yang mereka ciptakan..
band yang beranggotakan tiga personil ini mulai dibentuk pada tahun 1995 dengan formasi Ari Astina " jrx" sebagai drummer dan Budi Sartika "bobby kool" sebagai gitaris,, saat itu bassis diisi oleh additional player yang bernama Ajuzt,, awalnya mereka membawakan lagu band punk Inggris " greenday".
hari berganti hari dan hadirlah sang bassis yang bernama Eka Arsana " Eka Rock" dan resmi menjad personil band SID.. dulu nama superman is dead adalah " Superman Is Silver Gun" namun nama itu dirasa kurang cocok dan mereka bertiga sepakat unuk menggani nama band mereka menjadi "Superman Is Dead" yang berarti bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini seperti superman layaknya di film2, kesempurnaan adalah illusi dan imajinasi manusia yang tak pernah ada.
untuk info lengkapnya silahkan lirik om" Wiki" --------> disini
Sukses buat Superman is Dead
" Semoga lagu-lagu kalian selalu menjadi inspirasi dan terapi untukku, dia dan mereka yang terkadang buta akan nilai2 indah perbedaan.. cheers... "
Outsiders & Ladyroses
Rabu, 21 September 2011
Celine Dion
Céline Marie Claudette Dion (lahir di Charlemagne, Quebec, Kanada, 30 Maret 1968; umur 43 tahun) atau lebih dikenal dengan Celine Dion merupakan seorang penyanyi dan diva pop dunia berkebangsaan Kanada. Ia memulai debutnya di industri rekaman pada tahun 1981 sebagai penyanyi berbahasa Perancis, di bawah bimbingan René Angélil, yang kemudian menjadi suaminya sampai sekarang.[1] Ia pun kemudian menjadi penyanyi terkenal di negara-negara berbahasa Perancis. Pada tahun 1990, Celine mulai merilis album berbahasa Inggris pertamanya, Unison yang melejitkan namanya di Amerika Utara dan di seluruh dunia.[2] Sepanjang dekade 1990-an, Celine meraih kesuksesan di seluruh dunia dengan sejumlah album dalam bahasa Inggris dan Perancis, menjadikannya salah satu artis tersukses dalam sejarah musik pop.[3][4]
Sepanjang perjalanan kariernya, Celine telah menerima banyak penghargaan diantaranya: 5 Grammy Awards, 12 World Music Awards, 7 American Music Awards, 7 Billboard Music Awards, 21 Juno Awards dan 39 Felix Awards.
Pada tahun 1996, Celine menerima penghargaan "Medals of Arts and Letters" dari pemerintah Perancis sebagai artis berbahasa Perancis terlaris dalam sejarah. Pada tahun 2004, ia juga dianugerahi Chopard Diamond award oleh World Music Awards sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa.[5][6] Pada tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa Dion telah menjual lebih dari 200 juta keping album di seluruh dunia.[7]
Masa kecil dan awal karier (1968-1989)
Celine Dion dilahirkan di kota kecil Charlemagne, Quebec, Kanada dari pasangan berdarah Kanada-Perancis.[4][8] Ia dibesarkan di tengah keluarga sederhana yang sangat dekat dengan musik. Di usia kanak-kanak, Celine sudah mulai tampil dan di usia 12 tahun, ia mulai merekam lagu pertamanya berjudul "Ce n'était qu'un rêve".[8] Kakak laki-lakinya kemudian mengirimkan rekaman lagu tersebut kepada René Angélil, seorang manejer musik.[1] Angélil pun terharu mendengar suara Dion dan bertekad menjadikannya seorang bintang.[8]Pada tahun 1981, Celine merilis album pertamanya dalam bahasa Perancis, La voix du bon Dieu, yang menjadi album lokal nomor 1 di Quebec. Popularitasnya semakin menanjak saat menjuarai Festival Lagu Populer Dunia Yamaha 1982 di Jepang sebagai "Top Performer" dan "Best Song".[1] Pada tahun 1983, Dion menjadi artis Kanada pertama yang meraih penghargaan Gold di Perancis dengan singel berjudul "D'amour ou d'amitié".[1][9] Pada tahun 1988, ia kembali menjuarai ajang Kontes Lagu Eurovision di Swiss dan Irlandia.[10]
Hingga akhir dekade 1980-an, Celine telah merilis sebanyak 14 album dalam bahasa ibunya, 11 di Kanada dan 3 di Perancis. Untuk artis berbahasa Perancis ia sudah termasuk artis yang sukses, namun namanya masih tidak dikenal di negara-negara berbahasa Inggris. Setelah melihat penampilan Michael Jackson, Celine akhirnya bertekad untuk menjadi superstar dunia.[11] Ia kemudian mempelajari bahasa Inggris dan merombak penampilannya agar bisa diterima industri musik internasional.[2][8]
[sunting] Menerobos industri musik internasional (1990-1995)
Pada tahun 1990, Dion melancarkan album berbahasa Inggris pertamanya, Unison.[1] Untuk album pertamanya ini Dion dibantu oleh banyak musisi terkenal termasuk Vito Luprano dan David Foster.[12] Ia pun seketika menjadi pendatang baru bersinar di Amerika, Eropa dan Asia. Album ini menelurkan singel "Where Does My Heart Beat Now" yang berhasil mencapai Top 5 di tangga lagu Billboard Hot 100. Dion benar-benar mencapai popularitasnya di kancah internasional setelah berduet dengan Peabo Bryson dalam soundtrack film Disney, Beauty and the Beast (1991).[13] Lagu ini berhasil memenangkan kategori "Best Song" di Academy Awards dan "Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocal" di ajang Grammy Awards.[12]Celine merilis album keduanya bertajuk Celine Dion di tahun 1992. Selain "Beauty and the Beast", album ini memuat singel "If You Asked Me To" yang mencapai posisi 4 di Billboard Hot 100. Album ini meraih banyak penghargaan dan mengantarkan Dion menjadi penyanyi terkenal ke seluruh dunia. Sayangnya, ditengah kesuksesannya, Celine mendapat kritikan dari penggemarnya yang berbahasa Perancis karena merasa diabaikan.[12][14] Di saat memenangkan Felix Awards sebagai "English Artist of the Year", Dion pun terang-terangan menolak penghargaan tersebut dan menyatakan bahwa ia adalah seorang artis Perancis dan akan selalu menjadi artis Perancis.[2][15]
Pada tahun 1993, Dion meluncurkan album The Colour of My Love yang fokus pada percintaan.[16] Album ini pun melejit menjadi album top di seluruh dunia. Album ini melahirkan singel-singel nomor 1 pertama Dion: "The Power of Love" (Amerika Serikat, Kanada dan Australia), "Think Twice" (Britania Raya) dan "To Love You More" (Jepang). Album ini berhasil terjual lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Celine kemudian mendapat penghargaan "World’s Best-selling Canadian Female Recording Artist of the Year" pada World Music Awards 1996.
Dion tidak melupakan bahasa ibunya, pada tahun 1991, ia merilis album Dion chante Plamondon yang sebagian besar diisi lagu-lagu daur ulang. Album Deux yang dirilis pada tahun 1995, merupakan album berbahasa Perancis tersukses Celine. Album ini sukses terjual lebih dari 7,5 juta keping dan merupakan album berbahasa Perancis terlaris sepanjang masa.[17] Di Perancis saja, album ini terjual sebanyak 4 juta kopi dan bercokol di puncak tangga album Perancis selama 44 minggu dan berada selama 2,5 tahun di tangga album tersebut. Album ini juga meraih kesuksesan di beberapa negara non-bahasa Perancis, termasuk Britania Raya.
[sunting] Puncak popularitas di seluruh dunia (1996-1999)
Paruh akhir dekade 1990-an merupakan puncak popularitas Celine Dion di seluruh dunia. Di era ini Dion merilis 3 buah album berbahasa Inggris yang menjadi album-album tersuksesnya. Di mulai di tahun 1996, Dion merilis album Falling into You. Album ini berhasil mencapai posisi satu di banyak negara dan merupakan salah satu album terlaris di dunia dengan penjualan lebih dari 32 juta keping. Album ini menelurkan hits nomor 1 berjudul "Because You Loved Me". Album ini memenangkan 2 kategori di Grammy Awards, yaitu sebagai "Best Pop Album" dan "Album of the Year".Setahun berikutnya, album Let's Talk About Love dilepas ke pasaran. Album in terjual lebih dari 31 juta kopi di seluruh dunia dengan penjualan lebih dari 1 juta kopi di Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya dan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat bahkan mendapat sertifikasi Diamond dengan penjualan 10.550.000 juta keping. Album ini melahirkan hits "My Heart Will Go On", yang menjadi soundtrack film blockbuster, Titanic. Singel ini mencapai posisi nomor 1 di banyak tangga lagu di seluruh belahan dunia dan menjadi singel tersukses Dion sampai saat ini. Dengan "My Heart Will Go On", Celine berhasil memenangkan Grammy Awards untuk kategori "Best Female Pop Vocal Performance" dan "Record of the Year".
Album natal bertajuk These Are Special Times dirilis pada tahun 1999 lagi-lagi menjadi album sukses. Album ini merupakan salah satu album rohani terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan lebih dari 11,5 juta keping. Singel dari album ini "I'm Your Angel" (duet dengan R. Kelly) menjadi singel nomor 1 keempat Dion di Amerika Serikat.
Status Celine sebagai salah satu diva terbesar semakin kuat saat ia diminta untuk tampil di acara VH1, Divas Live spesial tahun 1998. Pada tahun yang sama, Celine menerima 2 penghargaan tertinggi dari negara asalnya: "Officer of the Order of Canada for Outstanding Contribution to the World of Contemporary Music" serta "Officer of the National Order of Quebec". Tahun berikutnya, Celine menerima sebuah bintang di Canada's Walk of Fame atas kontribusinya dalam dunia hiburan.
[sunting] Istirahat total dan kembali ke dunia musik (2000-sekarang)
Hingga akhir dekade 1990-an, Dion telah berhasil menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.[3] Setelah merilis kompilasi lagu-lagu terbaiknya sepanjang 1990-an bertajuk All the Way… A Decade of Song, Celine memutuskan untuk instirahat total dari dunia hiburan untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk hidupnya dan merawat sang suami yang didiagnosa kanker tenggorokan.[4] Dion kemudian melahirkan anak pertamanya, René-Charles pada tahun 2001.Setelah 3 tahun menghilang dari dunia musik, Celine Dion akhrinya kembali dengan album bertajuk A New Day Has Come. Album ini langsung melejit ke posisi 1 di tangga album Billboard 200 dan terjual sebayak 558.000 keping di minggu pertamanya di Amerika. Total penjualan album ini di seluruh dunia mencapai lebih dari 9,5 juta keping.
Sementara untuk album berbahsa Perancis, Dion menandai kembalinya dengan album 1 fille & 4 types pada tahun 2003. Album ini mereguk sukses di Kanada, Perancis dan Belgia. Di Perancis, album ini meriah sertifikasi 2x Platinum dengan penjualan 700.000 keping.
Hingga tahun 2004, Celine telah berhasil menjual lebih 175 juta album di seluruh Dunia. Ia kemudian menerima Chopard Diamond award pada World Music Awards 2004 dan dinobatkan sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa. Pada tahun yang sama Celine menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.
Di tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa total penjualan album Celine Dion telah mencapai lebih dari 200 juta keping di seluruh dunia. Di tahun ini, Celine merilis album berbahasa Inggris bertajuk Taking Chances dan album berbahasa Perancis bertajuk D'elles.
[sunting] Kehidupan pribadi
Sejak tahun 1992, Dion mulai menjalin hubungan dengan manajernya, René Angélil, meskipun usia mereka terpaut 26 tahun. Hubungan ini awalnya mereka rahasiakan dari publik karena takut dianggap ganjil.[18] Hubungan ini mulai diketahui publik saat Dion merilis album The Colour of My Love di tahun 1993.[12] Mereka kemudian menikah pada Desember 1994 dan disiarkan langsung di televisi Kanada.Pada 25 Januari 2001, saat istirahat total dari dunia hiburan, Dion melahirkan anak pertamanya, René-Charles.
[sunting] Keartisan dan citra
Dion merupakan salah satu diva pop dunia yang sangat dikenal akan teknik dan kemampuan vokalnya. Ia sering dibanding-bandingkan dengan 2 diva lainnya, Mariah Carey dan Whitney Houston. Suaranya sering disebut sebagai salah satu suara paling berpengaruh dalam dunia musik pop. Ia memiliki suara berjenis sopran dengan jangkauan 3 oktaf yang kuat dan panjang. Majalah Cove meletakkan Celine di posisi 4 dalam daftar "100 Vokalis Pop Terkemuka".[sunting] Diskografi
[sunting] Album berbahasa Inggris
- Unison (1990)
- Celine Dion (1992)
- The Colour of My Love (1993)
- Falling into You (1996)
- Let's Talk About Love (1997)
- These Are Special Times (1998)
- A New Day Has Come (2002)
- One Heart (2003)
- Miracle (2004)
- Taking Chances (2007)
[sunting] Album berbahasa Perancis
- La voix du bon Dieu (1981)
- Céline Dion chante Noël (1981)
- Tellement j'ai d'amour... (1982)
- Les chemins de ma maison (1983)
- Chants et contes de Noël (1983)
- Mélanie (1984)
- C'est pour toi (1985)
- Incognito (1987)
- Dion chante Plamondon (1991)
- D'eux (1995)
- S'il suffisait d'aimer (1998)
- 1 fille & 4 types (2003)
- D'elles (2007)
Selasa, 20 September 2011
SEETHER
Asal Negara - Afrika Selatan
Genre - Alternative Metal
Formasi
- Shaun Morgan - Vocals, rhytm gitar
- Dale Stewart - Bacc, backing vocals
- John Humphrey - Drums
Setelah Disclaimer dirilis, band memulai tur non-stop dengan harapan bisa menggenjot penjualan dan ketenaran. Setelah tur selesai, mereka berencana pergi ke studio dan merekam rilis kedua. Namun, mereka malah terketuk untuk mendukung Evanescence dalam tur dunia yang menunda rencana rekaman mereka hampir satu tahun lamanya. Dalam tur ini, band menggubah ballad akustik "Broken" menjadi electric ballad dan mendapuk Amy Lee dari Evanescence untuk berbagi vokal dengan Morgan pada saat pertunjukan live.
Karena terinspirasi oleh reaksi positif atas duet itu dan mungkin dipengaruhi oleh romansa antara Lee dan Morgan, band segera ke studio dan merekam sebuah versi lain dari "Broken" dengan Amy Lee pada vokal. Lagu itu, bersama lagu baru berjudul "Sold Me", ditampilkan pada soundtrack film The Punisher tahun 2004 dan sukses dengan dahsyat, membawa ketenaran band di US, UK dan khususnya Australia. Disclaimer II, versi lain dari album orisinil dengan banyak lagu gubahan atau rekam ulang juga delapan tracks ekstra, dirilis akhir tahun 2004.
My Fav
- Rise Above This lagunya disini, chordnya disini
Nickelback
Asal Negara - Kanada
Genre - Post grunge modern
Formasi:
- Chad Kroeger - Vocals Guitar
- Ryan Peake - Guitar, Vocals
- Mike Kroeger - Bass
- Daniel Adair - Drums
Band ini menjadi satu di antara band lain dengan genre post-grunge modern, selain 3 Doors Down dan Daughtry yang menampilkan style musik Radio-friendly dibandingkan tradisional. Meski para pendirinya berasal dari Hanna, Alberta, sebuah kota kecil di bagian timur Calgary, mereka saat ini berbasis di Vancouver, British Columbia, Kanada.
Nama band Nickelback berasal dari kata nickel, dimana salah seorang anggotanya, Mike Kroeger pernah bekerja pada Starbucks, yang seringkali melayani pelanggan, dan seringkali mengucapkan "Here's your nickel back".
Nickelback saat ini dikontrak oleh perusahaan EMI dan Roadrunner Records di seluruh dunia.
My Fav
- Never Gonna Be Alone lagunya disini, chordnya disini
02:36
udara malam mencekik pori
tubuh ini lelah
hati, belati, dan logika
kelopak mata terberat
ditopang tekad terkuat
sesekali binatang malam
yakinkan diri mereka ada
terjauh dari jiwaku
tak bersaing dengan amarahku
hadiri mimpi dlm terjaga
separuhnya telah pergi
rangkul ketenangan sesaat
tapi pasti seperti biasa
takkala mentari congkak lagi
jutaan ton itu kembali
pundakku terbiasa
tapi langkahku tertatih
Tuhan ini bukan mimpi
tapi tolong
bangunkan aku Tuhan.........
tubuh ini lelah
hati, belati, dan logika
kelopak mata terberat
ditopang tekad terkuat
sesekali binatang malam
yakinkan diri mereka ada
terjauh dari jiwaku
tak bersaing dengan amarahku
hadiri mimpi dlm terjaga
separuhnya telah pergi
rangkul ketenangan sesaat
tapi pasti seperti biasa
takkala mentari congkak lagi
jutaan ton itu kembali
pundakku terbiasa
tapi langkahku tertatih
Tuhan ini bukan mimpi
tapi tolong
bangunkan aku Tuhan.........
Langganan:
Postingan (Atom)